YUSWANJANG
Seiring makin derasnya arus globalisasi dan modernisasi berdampak tergerus dan berubahnya tata nilai dan nilai-nilai dalam masyarakat. Nilai individualis dan materialis makin tumbuh dalam masyarakat sementara niali kebersamaan dan kegotongroyongan muali runtuh. Hal ini sangat terasa sekali dalam lingkungan masyarakat, hampir sitiap aktivitas dinilai dengan uang, sehingga nilai tolong menolong sudah diganti dengan uang sehingga seperti kata komedian DIKIT-DIKIT UANG,UANG KOK DIKIT-DIKIT......
Untuk menembuhkan dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong di jiwa siswa-siswi SMPN 2 Mantup, sekolah secara berkala mengajak siswa-siwi bekerja bakti seperti tampak dalam gambar.
Dengan semakin tumbuh dan berkembangnya jiwa kebersamaan dan kegotong royongan diharapkan siswa siswi tidak mudah terbawa arus dampak negatif globalisasi dan modernisasi. Sehingga siswa-siswi tetap mengikuti kemajuan jaman dengan tidak kehilangan jiwa kebersamaan dan kegotongroyongan.
